Jumat, 23 November 2018

Penyebab KPID Bali Sebut Bali Utara Sulit Menikmati Siaran Lokal

Dalam pertemuan wartawan KPID Bali Award 2018 di Kantor KPI Bali, Ketua Komisi Penyiaran Indonesia Daerah Bali, I Made Sunarsa menjelaskan penduduk di Bali Utara belumlah dapat nikmati tayangan tv daerah dengan optimal.

"Itu rintangan ke depan bagaimana di Bali Utara seimbang dengan Bali Selatan. Pemangku kebijaksanaan disana ikut memerhatikan penyiaran itu, sebab belumlah ada pemancar yang terpusat sebab masih tetap tercerai berai. Itu yang mengakibatkan tidak dapat nikmati tayangan lokal serta semakin banyak ke Jakarta," tuturnya, Rabu (21/11/2018).

Dia memberikan dari 20 stasiun tv yang turut KPID Bali Award 2018 cuma 16 yang turut serta yang tidak turut berada di Bali utara.

Baca Juga: contoh iklan dalam bahasa inggris

Mengenai nominasi KPID Bali Award 2018 yakni seperti berikut.

Baca Juga: kasus kasus pelanggaran HAM

Untuk radio ada tiga kelompok dengan nominasi seperti berikut.

1. Nominasi Program Berita Terunggul yakni Radio Guntur Singaraja, RRI Denpasar, serta Radio Publik Kabupaten Bangli.

Artikel Terkait: contoh interaksi sosial

2. Nominasi iklan service penduduk yakni Radio Nuansa Giri, Radio Pinguin, serta Radio Publik Kota Denpasar.

3. Penyiar radio terunggul yakni Nuansa Giri, Casanova, serta Publik Kota Denpasar.

Sedang untuk radio swasta terunggul diambil KPID Bali dengan nominasi yakni Radio Gema Merdeka, Guntur, serta Phoenix.

Sedang untuk TV ada 7 kelompok dengan nominasi seperti berikut.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar