BADAN Pusat Statistik Jawa Barat mencatat, Jabar mengalami inflasi pada Mei 2019 sebesar 0,85 persen atau terjadi kenaikan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 134,51 pada April 2019 menjadi 135,65 pada Mei 2019. Laju inflasi dari tahun ke tahun (Mei 2019 terhadap Mei 2018) tercatat sebesar 3,47 persen.
Kepala BPS Jabar, Dody Herlando mengatakan, dari tujuh kota pantauan IHK di Jabar Mei 2019, seliuruh daerah mengalami inflasi yaitu Kota Bogor (0,58 persen), Kota Sukabumi (0,64 persen), Kota Bandung (0,84 persen), Kota Cirebon (0,37 persen), Kota Depok (0,89 persen), dan Kota Tasikmalaya (0,70 persen), dan Kota Bekasi (1,05 persen).
Baca Juga: harga bangunan per meter
Andil inflasi diberikan oleh Kelompok Bahan Makanan (1,75 persen), Kelompok Makanan Jadi, Minuman, Rokok & Tembakau (1,04 persen), Kelompok Perumahan, Air, Listrik, Gas & Bahan Bakar (0,07 persen), Kelompok Sandang (0,73 persen), Kelompok Kesehatan (0,12 persen), Kelompok Pendidikan, Rekreasi & Olahraga (0,02 persen), dan Kelompok Transportasi, Komunikasi & Jasa Keuangan (1,42 persen).
"Inflasi gabungan Jabar pada bulan Januari-Mei tertinggi terjadi pada tahun 2017 sebesar 1,84 persen dan terendah pada tahun 2015 sebesar 0,22 persen," katanya di Kantor BPS Jabar, Senin (10/6/2019).
Hasil pemantauan harga barang dan jasa selama Mei 2019 tercatat beberapa komoditas mengalami kenaikan/penurunan harga dan memberikan andil inflasi/deflasi cukup siginifikan. Komoditas yang mengalami kenaikan harga dan memberikan andil inflasi antara lain angkutan antarkota, bawang putih, tarif kereta api, cabai merah, daging ayam ras, nasi, kentang, tarif parkir, telur ayam ras, ayam goreng, rendang, kangkung, lontong sayur, sawi hijau, jeruk, teh manis, tarif pulsa ponsel, bayam, dan sewa rumah.
Sementara komoditas yang mengalami penurunan dan memberikan andil deflasi signifikan antara lain bawang merah, beras, tomat sayur, jengkol, bahan bakar rumah tangga, telepon seluler, batu bata, tarif jalan tol, pasta gigi, tempe, dan besi beton.
Selain itu, ekspor Jabar pada April 2019 mencapai USD 2,31 miliar dolar atau turun 7,33 persen dibanding Maret 2019. Ekspor Non Migas April 2019 mencapai USD 2,29 miliar atau turun 6,81 persen dibanding bulan lalu, sedangkan ekspor Migas turun 49,31 persen menjadi USD 15,39 juta.
Untuk nilai impor Jabar April 2019 yaitu USD 1,03 miliar atau naik 17,51 persen dibanding Maret 2019. Impor Non Migas April 2019 yakni USD 0,94 miliar atau naik 13,60 persen dibanding Maret 2019, sedangkan impor Migas Februari 2019 naik 80,27 persen dari USD 51,57 juta menjadi USD 92,97 juta.
Artikel terkait: Harga upah tukang
Impor Non Migas Jabar bulan Maret 2019 terbesar berasal dari Tiongkok senilai USD 332,89 juta, Korea Selatan senilai USD 140,48 juta, dan Jepang senilai USD 129,45 juta. Dengan peran ketiganya mencapai 64,13 persen terhadap total nilai impor Non Migas.
"Secara kumulatif Januari-Maret, impor Barang Konsumsi 18,28 persen, sedangkan impor Bahan Baku/Penolong turun 11,17 persen, termasuk juga impor Barang Modal turun hingga 19,99 persen," katanya.
Blog penyedia kumpulan informasi dan berita terbaru 2018 yang kami kupas secara aktual dan rasional
Rabu, 19 Juni 2019
Inilah Kisah Hidup Pria Terkaya yang Sumbang 28 Kg Emas untuk Monas
Masyarakat Indonesia telah mengetahui bahwa puncak Monumen Nasional (Monas) yang berbentuk seperti nyala api terbuat dari emas seberat 38 kg. Namun, tahukah kamu bahwa sebesar 28 kg emas tersebut berasal dari pengusaha kaya raya asal Aceh, Teuku Markam?
Teuku Markam merupakan sosok pahlawan bagi Indonesia. Ia adalah pengusaha yang taji pada zaman pemerintahan Presiden Ir Soekarno. Ia merupakan pahlawan Tanah Air yang memperbaiki ekonomi Indonesia kala itu.
Semasa hidupnya, pria kelahiran Aceh Utara ini terlibat dalam pembangunan infrastruktur di Aceh dan Jawa Barat yang didanai oleh Bank Indonesia. Teuku Markam merupakan jebolan militer yang beralih ke dunia bisnis.
Baca Juga: wallpaper dinding ruang tamu
Ia terjun ke dalam bisnis dan mendirikan PT Karkam dan banyak berjasa dalam pembangunan Indonesia. Teuku Markam berjuang melalui hartanya yang berlimpah dan sumbangsihnya sangat bermanfaat bagi bangsa.
Pria kelahiran tahun 1925 ini telah bergelut dalam bisnis di berbagai sektor sedari dulu. Berbagai bisnis ditelateninya, mulai dari ekspor impor, besi beton, sampai plat-plat baja.
Dengan segala macam bisnis yang digelutinya, tak heran akhirnya Teuku Markam menjadi sangat kaya dan namanya pun disebut-sebut sebagai orang terkaya se-Indonesia.
Salah satu bentuk nyata sumbangsihnya untuk Indonesia adalah emas yang bertengger gagah di puncak monas. Meski tak ada dokumentasinya, namun banyak yang meyakini bahwa sosok Teuku Markamlah yang menyumbangkan 28 kg emas.
Tak hanya itu saja jasa tokoh Aceh ini, Teuku Markam juga ikut andil dalam pembebasan lahan Senayan untuk menjadi pusat olah raga.
Kabarnya, Teuku Markam pun turut membiayai berbagai macam hal yang terkait dalam melepaskan Indonesia dari penjajahan Belanda. Konglomerat yang dekat dengan Soekarno ini juga ikut mensukseskan KTT Asia Afrika.
Namun, nahas. Setelah sedemikian banyak jasa yang ia berikan untuk Indonesia, ia justru tak mendapatkan balasan yang layak dan setimpal. Ia justru tak dianggap dan diakui oleh negara.
Saat pemerintahan Soeharto, Teuku Markam diciduk dan dijebloskan ke dalam penjara dengan tuduhan terlibat dengan Partai Komunis Indonesia (PKI). Ia juga dianggap sebagai kaum penyembah Soekarno dan akhirnya Teuku Markam dijebloskan ke penjara pada tahun 1966.
Penderitaannya bukan hanya mendekam di penjara. Perusahaan miliknya, PT Karkam miliknya yang telah menyumbang dana demi pembangunan ekonomi diambil dan menjadikannya milik negara.
Artikel Terkait: harga kaca 5mm
Yang lebih ironis, tak ada harta sedikitpun yang disisakan untuk keluarga dan anak-anaknya.
Singkat cerita, selepas keluarnya ia dari penjara, hidup Teuku Markam tak kunjung membaik. Ia masih sering mendapat hinaan dari orang-orang karena dianggap sebagai antek PKI. Bahkan, sampai ia tutup usia.
Teuku Markam merupakan sosok pahlawan bagi Indonesia. Ia adalah pengusaha yang taji pada zaman pemerintahan Presiden Ir Soekarno. Ia merupakan pahlawan Tanah Air yang memperbaiki ekonomi Indonesia kala itu.
Semasa hidupnya, pria kelahiran Aceh Utara ini terlibat dalam pembangunan infrastruktur di Aceh dan Jawa Barat yang didanai oleh Bank Indonesia. Teuku Markam merupakan jebolan militer yang beralih ke dunia bisnis.
Baca Juga: wallpaper dinding ruang tamu
Ia terjun ke dalam bisnis dan mendirikan PT Karkam dan banyak berjasa dalam pembangunan Indonesia. Teuku Markam berjuang melalui hartanya yang berlimpah dan sumbangsihnya sangat bermanfaat bagi bangsa.
Pria kelahiran tahun 1925 ini telah bergelut dalam bisnis di berbagai sektor sedari dulu. Berbagai bisnis ditelateninya, mulai dari ekspor impor, besi beton, sampai plat-plat baja.
Dengan segala macam bisnis yang digelutinya, tak heran akhirnya Teuku Markam menjadi sangat kaya dan namanya pun disebut-sebut sebagai orang terkaya se-Indonesia.
Salah satu bentuk nyata sumbangsihnya untuk Indonesia adalah emas yang bertengger gagah di puncak monas. Meski tak ada dokumentasinya, namun banyak yang meyakini bahwa sosok Teuku Markamlah yang menyumbangkan 28 kg emas.
Tak hanya itu saja jasa tokoh Aceh ini, Teuku Markam juga ikut andil dalam pembebasan lahan Senayan untuk menjadi pusat olah raga.
Kabarnya, Teuku Markam pun turut membiayai berbagai macam hal yang terkait dalam melepaskan Indonesia dari penjajahan Belanda. Konglomerat yang dekat dengan Soekarno ini juga ikut mensukseskan KTT Asia Afrika.
Namun, nahas. Setelah sedemikian banyak jasa yang ia berikan untuk Indonesia, ia justru tak mendapatkan balasan yang layak dan setimpal. Ia justru tak dianggap dan diakui oleh negara.
Saat pemerintahan Soeharto, Teuku Markam diciduk dan dijebloskan ke dalam penjara dengan tuduhan terlibat dengan Partai Komunis Indonesia (PKI). Ia juga dianggap sebagai kaum penyembah Soekarno dan akhirnya Teuku Markam dijebloskan ke penjara pada tahun 1966.
Penderitaannya bukan hanya mendekam di penjara. Perusahaan miliknya, PT Karkam miliknya yang telah menyumbang dana demi pembangunan ekonomi diambil dan menjadikannya milik negara.
Artikel Terkait: harga kaca 5mm
Yang lebih ironis, tak ada harta sedikitpun yang disisakan untuk keluarga dan anak-anaknya.
Singkat cerita, selepas keluarnya ia dari penjara, hidup Teuku Markam tak kunjung membaik. Ia masih sering mendapat hinaan dari orang-orang karena dianggap sebagai antek PKI. Bahkan, sampai ia tutup usia.
Inilah Hal Wajib Diketahui saat Bedakan Garasi dan Carport
Dulu, carport dipakai untuk tempat parkir cadangan, karena telah ada garasi. Namun sekarang, carport lebih populer digunakan sebagai tempat parkir utama.
Karena fungsinya tersebut, biasanya carport dibuat dengan atap.
Penutup ini akan berfungsi sebagai pelindung dari hujan dan sinar matahari langsung.
Selain itu, pembuatan bagian lantainya pun menjadi hal penting yang harus diperhatikan.
Baca Juga: cat tembok yang bagus
Lantai carport harus memiliki tingkat ketahanan yang cukup, karena digunakan untuk meletakkan kendaraan (motor maupun mobil) dalam waktu lama.
Kedua kendaraan ini tentu yang memiliki berat yang cukup besar dibanding berat manusia.
Lantai cor beton dengan komposisi adukan 1/2:2:3 (semen:pasir:kerikil), umumnya cukup mampu menahan bobot kendaraan yang parkir di atasnya.
Pondasi rolag pada sekeliling lantai carport juga penting dibuat, agar lantai tak mudah bergerak atau pecah akibat beban yang ditanggungnya.
Ada dua jenis desain lantai carport yang biasa dibuat, yaitu penutup lantai hanya pada area yang dilewati ban dan penutup lantai seluruh carport.
Selain lantai, ada bagian-bagian lain dari carport, yaitu dinding, struktur penahan atap, serta rangka penutup atap.
Bentuk carport yang beraneka ragam, biasanya tergantung dari struktur penahan atapnya. Struktur ini dapat dikategorikan menjadi beberapa tipe.
Struktur ini ditopang oleh empat titik utama.
Tipe struktur kedua adalah struktur menempel sebagian, yang mana rangka atap carport dibuat menempel dengan rumah karena jaraknya yang sangat berdekatan dengan bangunan utama rumah.
Selain dua tipe di atas, struktur gantung juga bisa dibuat untuk carport.
Struktur ini menggunakan sistem kantilever dengan sling baja atau besi, yang membuat penutup atap menggantung bebas tanpa menggunakan kolom tambahan.
Artikel Terkait: harga toren air
Untuk ketinggian, usahakan atap carport jangan kurang dari 2,5 meter. Sedangkan minimal jarak mobil dengan dinding samping adalah sepanjang 120 cm.
DESAIN BERAGAM
Seperti bagian-bagian rumah lainnya, desain carport dapat dikreasikan dalam beragam gaya dan bentuk, agar tampilannya menjadi menarik. Selain fungsional, unsur estetis pun dapat terpenuhi.
Kolom atau tiang penyangga carport dapat dibuat dari beton, kayu, besi, baja, atau kombinasi di antaranya.
Konsep desain carport pun bisa dibuat beragam, yang dapat disesuaikan dengan konstruksi dan fasad utama rumah.
Desain carport ini akan berpengaruh langsung terhadap tampilan wajah bangunan secara keseluruhan.
Karena fungsinya tersebut, biasanya carport dibuat dengan atap.
Penutup ini akan berfungsi sebagai pelindung dari hujan dan sinar matahari langsung.
Selain itu, pembuatan bagian lantainya pun menjadi hal penting yang harus diperhatikan.
Baca Juga: cat tembok yang bagus
Lantai carport harus memiliki tingkat ketahanan yang cukup, karena digunakan untuk meletakkan kendaraan (motor maupun mobil) dalam waktu lama.
Kedua kendaraan ini tentu yang memiliki berat yang cukup besar dibanding berat manusia.
Lantai cor beton dengan komposisi adukan 1/2:2:3 (semen:pasir:kerikil), umumnya cukup mampu menahan bobot kendaraan yang parkir di atasnya.
Pondasi rolag pada sekeliling lantai carport juga penting dibuat, agar lantai tak mudah bergerak atau pecah akibat beban yang ditanggungnya.
Ada dua jenis desain lantai carport yang biasa dibuat, yaitu penutup lantai hanya pada area yang dilewati ban dan penutup lantai seluruh carport.
Selain lantai, ada bagian-bagian lain dari carport, yaitu dinding, struktur penahan atap, serta rangka penutup atap.
Bentuk carport yang beraneka ragam, biasanya tergantung dari struktur penahan atapnya. Struktur ini dapat dikategorikan menjadi beberapa tipe.
Struktur ini ditopang oleh empat titik utama.
Tipe struktur kedua adalah struktur menempel sebagian, yang mana rangka atap carport dibuat menempel dengan rumah karena jaraknya yang sangat berdekatan dengan bangunan utama rumah.
Selain dua tipe di atas, struktur gantung juga bisa dibuat untuk carport.
Struktur ini menggunakan sistem kantilever dengan sling baja atau besi, yang membuat penutup atap menggantung bebas tanpa menggunakan kolom tambahan.
Artikel Terkait: harga toren air
Untuk ketinggian, usahakan atap carport jangan kurang dari 2,5 meter. Sedangkan minimal jarak mobil dengan dinding samping adalah sepanjang 120 cm.
DESAIN BERAGAM
Seperti bagian-bagian rumah lainnya, desain carport dapat dikreasikan dalam beragam gaya dan bentuk, agar tampilannya menjadi menarik. Selain fungsional, unsur estetis pun dapat terpenuhi.
Kolom atau tiang penyangga carport dapat dibuat dari beton, kayu, besi, baja, atau kombinasi di antaranya.
Konsep desain carport pun bisa dibuat beragam, yang dapat disesuaikan dengan konstruksi dan fasad utama rumah.
Desain carport ini akan berpengaruh langsung terhadap tampilan wajah bangunan secara keseluruhan.
Alasan WIKA Bangun Bandara Kelas Dunia di Timor Leste
PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) baru saja merampungkan pemabangunan Bandara Internasional Oecusse, Timor Leste. Bandara ini pun diresmikan oleh Presiden Republik Demokratik Timor Leste (RDTL) Francisco Guterres dan Mari Alkatiri, selaku President of the Authority for Special Administrative Region of Oé-Cusse (RAEOA / Zeesm), di Oecusse, Timor Leste, Selasa (18/6/2019).
Baca Juga: tabel berat besi beton
Hal ini tentunya menjadi prestasi baru bagi WIKA di mancanegara. Peresmian ini dihadiri oleh Presiden Timor Leste Arão Noé de jesus da Costa, Duta Besar Indonesia Duta Besar RI untuk Timor Leste, Sahat Sitorus, GubernurProvinsi Nusa Tenggara Timur, Viktor Laiskodat, Direktur Utama WIKA Tumiyana, Direktur Operasi III Destiawan Soewardjono, Direktur Quality, Health, Safety, and Environment (QHSE) Danu Prijambodo beserta jajaran pemerintahan RDTL dan masyarakat setempat.
Presiden RDTL begitu mengapresiasi kinerja WIKA dalam pembangunan infrastruktur dan penunjangnya di Timor Leste. Ia juga menganggap WIKA sebagai BUMN Indonesia yang telah berperan besar dalam hubungan Timor Leste dan Indonesia baik dalam pembangunan Oecusse maupun negara Timor Leste. Kesuksesan dalam pengembangan Oecusse nantinya akan diterapkan juga di distrik-distrik lainnya.
Direktur Utama WIKA Tumiyana mengatakan Bandara Oecusse merupakan bandara pertama yang telah sukses dibangun oleh WIKA di luar negeri.
“Proyek ini menjadi bukti kapabilitas kami dari segi engineering, penguasaan teknologi, proyek manajemen serta memperoleh wawasan baru yang merupakan hasil interaksi dengan pihak-pihak berkepentingan yang berasal dari negara lain,” ungkap Tumiyana.
Dengan nilai kontrak mencapai USD 119 juta atau Rp 1,69 triliun (Kurs USD 1 = Rp 14.275), proyek ini terdiri dari pembangunan fasilitas landside dan airside seperti Tower Air Traffic Control (ATC), terminal building, quarrantine, fuel depot, Distance Measuring Equiment (DME), VHF Omnidirectional Range (VOR), runway, taxiway, apron, airfit lighting, hingga fasilitas bandara lainnya.
Tidak hanya itu saja, WIKA juga turut melakukan pembuatan runway baru sepanjang 2,5 kilometer (km), pelebaran dan perluasan wilayah bandara agar bisa dijadikan bandara komersial, pemutakhiran sistem radar dan navigasi serta pemutakhiran sistem dan standar safety bandara internasional.
Pembangunan bandara ini melibatkan lebih dari 500 tenaga kerja gabungan Indonesia dan Timor Leste sejak 2015 hingga 2018. Sebagian besar material yang ada berasal dari Indonesia seperti semen, besi beton, material arsitektur, dan garbarata, termasuk material baja konstruksi yang difabrikasi oleh entitas anak Perseroan, WIKA Industri & Konstruksi. Namun, beberapa peralatan yang belum tersedia di Indonesia didatangkan oleh WIKA dari beberapa negara lain seperti Amerika, Tiongkok, Austria, Australia.
Tak hanya membangun infrastruktur kebandaraan dan penunjangnya di Distrik Oe-cusse, WIKA juga turut membangun Comoro Bridges 1 & 2, Natarbora Bridges, dan Batugade-Maliana Road. Selain itu, WIKA juga menunjukkan keahliannya membangun sarana dan prasarana terkait bidang energi.
Artikel Terkait: triplek tebal
Untuk menambah pasokan energi listrik di Bumi Loro Sae, WIKA sudah membangun Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) Hera di bagian utara negara tersebut, sekitar 30 km dari Dili, ibukota Timor Leste serta serta PLTD Betano di wilayah selatan.
Dalam pengembangan bisnis luar negeri ke depan, WIKA optimistis mampu menyiapkan tim yang handal dan siap diterjunkan sebagai Duta Bangsa. Untuk itu mereka akan melakukan penyelesia yang lebih baik untuk memilih tim karena setiap anggotanya harus memiliki sifat disiplin dan mental yang kuat.
“Kami optimis WIKA dengan para engineers yang muda-muda ini memiliki kompetensi dengan standar internasional dan siap secara mental, mampu menjaga kesolidan tim dan saling memotivasi selama bekerja di luar negeri agar mampu menyelesaikan semua pekerjaan dengan baik,” pungkas Tumiyana.
Baca Juga: tabel berat besi beton
Hal ini tentunya menjadi prestasi baru bagi WIKA di mancanegara. Peresmian ini dihadiri oleh Presiden Timor Leste Arão Noé de jesus da Costa, Duta Besar Indonesia Duta Besar RI untuk Timor Leste, Sahat Sitorus, GubernurProvinsi Nusa Tenggara Timur, Viktor Laiskodat, Direktur Utama WIKA Tumiyana, Direktur Operasi III Destiawan Soewardjono, Direktur Quality, Health, Safety, and Environment (QHSE) Danu Prijambodo beserta jajaran pemerintahan RDTL dan masyarakat setempat.
Presiden RDTL begitu mengapresiasi kinerja WIKA dalam pembangunan infrastruktur dan penunjangnya di Timor Leste. Ia juga menganggap WIKA sebagai BUMN Indonesia yang telah berperan besar dalam hubungan Timor Leste dan Indonesia baik dalam pembangunan Oecusse maupun negara Timor Leste. Kesuksesan dalam pengembangan Oecusse nantinya akan diterapkan juga di distrik-distrik lainnya.
Direktur Utama WIKA Tumiyana mengatakan Bandara Oecusse merupakan bandara pertama yang telah sukses dibangun oleh WIKA di luar negeri.
“Proyek ini menjadi bukti kapabilitas kami dari segi engineering, penguasaan teknologi, proyek manajemen serta memperoleh wawasan baru yang merupakan hasil interaksi dengan pihak-pihak berkepentingan yang berasal dari negara lain,” ungkap Tumiyana.
Dengan nilai kontrak mencapai USD 119 juta atau Rp 1,69 triliun (Kurs USD 1 = Rp 14.275), proyek ini terdiri dari pembangunan fasilitas landside dan airside seperti Tower Air Traffic Control (ATC), terminal building, quarrantine, fuel depot, Distance Measuring Equiment (DME), VHF Omnidirectional Range (VOR), runway, taxiway, apron, airfit lighting, hingga fasilitas bandara lainnya.
Tidak hanya itu saja, WIKA juga turut melakukan pembuatan runway baru sepanjang 2,5 kilometer (km), pelebaran dan perluasan wilayah bandara agar bisa dijadikan bandara komersial, pemutakhiran sistem radar dan navigasi serta pemutakhiran sistem dan standar safety bandara internasional.
Pembangunan bandara ini melibatkan lebih dari 500 tenaga kerja gabungan Indonesia dan Timor Leste sejak 2015 hingga 2018. Sebagian besar material yang ada berasal dari Indonesia seperti semen, besi beton, material arsitektur, dan garbarata, termasuk material baja konstruksi yang difabrikasi oleh entitas anak Perseroan, WIKA Industri & Konstruksi. Namun, beberapa peralatan yang belum tersedia di Indonesia didatangkan oleh WIKA dari beberapa negara lain seperti Amerika, Tiongkok, Austria, Australia.
Tak hanya membangun infrastruktur kebandaraan dan penunjangnya di Distrik Oe-cusse, WIKA juga turut membangun Comoro Bridges 1 & 2, Natarbora Bridges, dan Batugade-Maliana Road. Selain itu, WIKA juga menunjukkan keahliannya membangun sarana dan prasarana terkait bidang energi.
Artikel Terkait: triplek tebal
Untuk menambah pasokan energi listrik di Bumi Loro Sae, WIKA sudah membangun Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) Hera di bagian utara negara tersebut, sekitar 30 km dari Dili, ibukota Timor Leste serta serta PLTD Betano di wilayah selatan.
Dalam pengembangan bisnis luar negeri ke depan, WIKA optimistis mampu menyiapkan tim yang handal dan siap diterjunkan sebagai Duta Bangsa. Untuk itu mereka akan melakukan penyelesia yang lebih baik untuk memilih tim karena setiap anggotanya harus memiliki sifat disiplin dan mental yang kuat.
“Kami optimis WIKA dengan para engineers yang muda-muda ini memiliki kompetensi dengan standar internasional dan siap secara mental, mampu menjaga kesolidan tim dan saling memotivasi selama bekerja di luar negeri agar mampu menyelesaikan semua pekerjaan dengan baik,” pungkas Tumiyana.
Langganan:
Komentar (Atom)