Senin, 01 Juli 2019

Begini Tips Memilih Meja Makan Untuk Ruang Makan

Meja makan merupakan bagian yang sangat penting. Selain menjadi pusat di ruang makan, tempat menyajikan makanan dan bersantap, meja makan kadang bisa beralih fungsi untuk melakukan hal lain seperti bermain susun puzzle bahkan mengerjakan PR. Tak heran, desain meja makan unik adalah sesuatu yang harus kamu cari agar meja makan tak sekadar fungsional, namun juga estetis.
Sebelum memilih meja makan yang tepat, ada beberapa tips dari Arsitag.com yang harus disimak. Apa saja, ya? Simak yuk biar desain interior ruang makanmu jadi lebih kece.
Baca Juga: harga kaca 5mm
Sebelum membeli meja makan, pastikan kamu tahu betul berapa orang yang akan duduk di sana. Ini akan membantu untuk menentukan berapa besar meja yang dibutuhkan. Selain dengan jumlah penghuni rumah, ukuran juga harus memperhatikan luas ruangan. Pastikan kamu tidak susah bergerak dan beraktifitas di sekitar meja makan.
Tidak semua orang punya ruang besar untuk meletakkan satu set meja makan impian mereka di ruang makan. Jika kamu mencari meja makan untuk ruang kecil, maka pilihan terbaik adalah meja bulat.
Meja bulat cenderung memiliki bagian kaki yang kecil daripada meja persegi atau persegi panjang. Meja bulat juga sangat cocok untuk meja sarapan di halaman belakang atau area-area makan terbuka di penjuru rumah.
5 Zodiak Yang Paling Galak Ini Justru Mudah Luluh Sama Pasangan
Resmi Dari Pemerintah, Ini 6 Alasan Perlu Coba Layanan Rumah Belajar
10 Fakta Soal Fashion & Beauty Yang Baru Kamu Ketahui, Tak Terbayang!
Biar Ruang Makan Tampil Lebih Kece, Begini Tips Memilih Meja MakannyaDok.
Banyak orang yang menginginkan ruangan terasa terang dan luas. Warna cat interior yang terang dan pencahayaan yang bagus memang bisa membantu mewujudkan dua hal tersebut.
Sayangnya, tidak semua rumah memiliki pencahayaan yang bagus, terutama untuk kamu yang tinggal di apartemen dengan interior cenderung gelap. Lantas, apa solusinya?
Artikel Terkait: harga toren air
Ya, meja kaca. Meja kaca akan selalu tampak terbuka dan memberikan efek ringan bagi seluruh ruangan. Meskipun soal perawatan, meja kaca memerlukan lebih banyak perhatian ketimbang meja kayu.
Letakkan hiasan sederhana di atas meja makan kaca dan pasangkan dengan kursi makan yang tebal dan tampak kokoh untuk mengimbanginya.

Simak Yuk Trik Renovasi dengan Dana Minim

Renovasi rumah seperti sudah menjadi agenda wajib penghuninya. Terutama jika kondisi rumah sudah semakin rapuh dan ada beberapa kerusakan. Masalahnya, banyak orang menganggap renovasi rumah perlu dana yang tidak sedikit.
Padahal, ada beberapa tips renovasi rumah yang akan membantu Anda agar tetap hemat budget sehingga renovasi yang Anda lakukan tidak akan memakan terlalu banyak biaya.
Baca Juga: harga bangunan per meter
Ya, apakah di pertengahan tahun ini Anda berencana untuk melakukan renovasi rumah? Jika iya, tentu Anda sudah mempertimbangkan masalah dana atau budget yang akan digunakan.
Memang tidak bisa dipungkiri bahwa biaya renovasi rumah tidaklah murah. Untuk itu, Anda tidak harus melakukan renovasi secara besar-besaran karena sedikit perubahan yang dilakukan akan tetap berguna untuk membuat suasana rumah menjadi lebih segar.
Niat merenovasi rumah terkadang terbentur dengan ketersediaan biaya. Tetapi dengan sedikit kreatifitas dan usaha kecil yang Anda lakukan, dana yang minim pun bisa dimaksimalkan untuk melakukan renovasi yang Anda idam-idamkan seperti merenovasi tampilan ruang tamu, mengecat ulang dinding yang sudah usang, atau sekedar memberikan aksen artistik pada suatu ruangan.
Jika Anda tidak tahu apa yang harus Anda lakukan untuk merenovasi rumah dengan dana yang minim, kantor desain interior Architectaria, memberikan beberapa tips efektif renovasi rumah dengan budget terbatas yang tidak akan menghabiskan uang Anda.
Artikel Terkait: Harga semen tiga roda
Pertama dimulai dari berbelanja di toko lokal. Melakukan renovasi dengan membeli aksesoris unik untuk ruang tamu Anda mungkin merupakan ide yang menarik. Terkadang Anda malas untuk mencari aksesoris unik di toko-toko barang antik disekitar Anda.
Hal itu membuat Anda lebih memilih untuk membeli aksesori atau barang antik secara online. Berbelanja online memang dapat menghemat waktu, Akan tetapi ada hal lain yang harus Anda pertimbangkan sebelum membeli secara online.
Memang harga barang yang dibeli secara online sepertinya sangat murah. Hanya saja, biasanya setelah dihitung dengan biaya pengiriman, biaya totalnya sebenarnya lebih mahal dibandingkan ketika Anda mencari di toko-toko barang antik secara nyata. Untuk itu, kami sarankan Anda untuk mencari aksesoris barang antik atau vintage di toko barang antik yang Ada di daerah sekitar.
Selain mudah untuk mengaksesnya, Anda dapat memilih barang antik sesuai dengan yang Anda butuhkan. Bahkan jika memungkinkan Anda dapat nego harga dengan penjual untuk mendapatkan harga terbaik.
Kedua, berikan aksen khusus pada dinding. Budget renovasi yang terbatas membuat Anda harus berfikir secara terbatas namun tetap kreatif.
Jika Anda tidak sanggup untuk melakukan penggantian cat secara menyeluruh, Anda dapat memangkas biaya yang dibutuhkan dengan memberikan aksen khusus pada satu sisi dinding.
Anda dapat memasang wallpaper bermotif, atau memberi tekstur khusus pada satu dinding tersebut. Walau hal ini sepertinya sesuatu yang tidak terlalu signifikan, namun akan berdampak besar bagi ruangan dirumah Anda karena bisa saja aksen dinding tersebut membuat ruangan nampak lebih besar dari aslinya.
Ketiga, tambahkan sebuah cermin. Jika Anda ingin ruangan nampak lebih luas, tambahkan sebuah cermin yang besar di tengah ruangan.
Dengan adanya cermin maka cahaya yang masuk kedalam ruangan akan dipantulkan keseluruh ruangan. Ini akan memunculkan efek yang tidak hanya membuat ruangan nampak lebih luas namun juga membuat ruangan terlihat lebih cerah.
Jadi pada siang hari, Anda tidak perlu menyalakan lampu karena pencahayaan alami dari sinar matahari yang memantul pada cermin membuat ruangan cerah dengan sendirinya.
Perlu juga dilakukan adalah menambahkan ruang penyimpanan agar semua barang terorganisir. Ya, terkadang Anda tidak sadar bahwa semakin hari semakin banyak barang yang Anda tumpuk didalam rumah.
Di sisi lain, tempat penyimpanan yang Anda miliki sangat terbatas. Karena itulah, ini saat yang tepat untuk menambah ruang penyimpanan agar semua barang terorganisir dan ruangan akan terasa lebih luas.
Kreasikan ruang penyimpanan tambahan dengan membuat kotak yang disusun secara rapi yang kemudian ditempelkan pada dinding kamar sebagai tempat penyimpanan buku atau pernak-pernik yang dapat membuat ruangan nampak berantakan.
Kotak yang ditempel pada dinding tersebut dapat Anda kreasikan dengan beragam warna sehingga ruangan nampak lebih hidup dengan warna-warna cerah. Jika rumah Anda memiliki dua lantai dan terdapat tangga sebagai penghubungny

Beginilah Pesona Warna Keramik Abu-abu Netral untuk Desain Interior yang Adem

Bagi sebagian besar orang, putih mungkin merupakan warna yang paling aman digunakan sebagai warna dasar interior. Cat rumah abu-abu masih jarang digunakan kecuali bagi mereka yang menginginkan desain bergaya industrial. Padahal jika mau berkreasi, abu-abu adalah warna yang tak kalah menawan dijadikan warna desain interior rumah.
Baca Juga: roman keramik
Tidak percaya? Lihat saja contoh desain interior rumah abu-abu karya Studio TonTon di atas.
Ada beberapa alasan kenapa warna cat abu-abu tua atau muda patut kamu jadikan opsi. Yang pertama, warna ini mampu memberikan rasa kepemilikan dan penerimaan dalam diri.
Secara psikologis, warna abu-abu mampu memberikan rasa aman. Lantas, bagaimana cara memadumadankan warna abu-abu untuk menciptakan suasana dalam rumah yang adem dan nyaman?
Abu-abu termasuk warna yang netral, serbaguna, dan pada dasarnya cocok dipadukan dengan warna apa saja. Keberadaan warna ini diam-diam mampu membuat warna lain yang menyertainya tampak lebih menonjol. Kamu bisa memilih warna pendamping sesuai dengan gradasi abu-abu yang ingin kamu gunakan.
Untuk abu-abu muda, semua warna pastel cocok disandingkan dengannya. Untuk abu-abu dengan kesan yang lebih gelap, bisa digunakan warna yang lebih cerah.
Artikel Terkait: harga triplek melamin
Pada dasarnya, kamu bisa mendapatkan pilihan warna yang luas dengan menggunakan abu-abu sebagai dasarnya. Pendek kata, abu-abu tidak akan membuat pilihan desainmu tampak salah. Simak beberapa contoh paduan warna abu-abu berikut ini!

Inilah Empat Tips Menata Rumah Ramah Anak

Secara kasat mata rumah mungkin terlihat sepenuhnya aman untuk Anda, namun belum tentu untuk si kecil. Tidak seperti orang dewasa, anak memiliki sistem kekebalan yang lebih rentan. Rumah bisa saja menyimpan potensi bahaya yang mengancam kesehatan dan keselamatan anak.
Apalagi desain rumah biasanya fokus mengikuti kebutuhan dan aktivitas orang dewasa, sehingga kebutuhan anak pun terabaikan. Terdapat beberapa kiat yang bisa Anda terapkan untuk menciptakan rumah ramah anak.
Baca Juga: cat tembok yang bagus
Selain mengantisipasi sejumlah kecelakaan dan bahaya, cara ini juga memperhatikan aspek kenyamanan dan tumbuh kembang si kecil. Sesuaikan dengan tahap perkembangan usia anak Sesuaikan dengan tahap perkembangan usia anak (Dekoruma) Usia menjadi penentu kebutuhan ruang anak.
Kebutuhan anak berusia balita jelas berbeda dengan anak usia sekolah. Aktivitas anak berkembang seiring pertambahan umurnya. Maka dari itu, penting untuk menyesuaikan kebutuhan ruang dengan tahapan pertumbuhan anak. Untuk bayi yang baru lahir, Anda perlu memperhatikan aspek kebersihan ruang. Pasang smoke detector untuk mendeteksi zat berbahaya di sekitar tempat tidur bayi.
Jika udara di dalam ruangan terkontaminasi polutan berbahaya, Anda bisa menggunakan pemurni udara untuk menjernihkannya. Saat balita anak sudah mulai senang mengeksplorasi berbagai hal.
Selain memilih furnitur yang dapat merangsang motorik dan kreativitas anak, gunakan juga berbagai jenis pengaman seperti, pelindung sudut lancip furnitur, handle lemari, dan penutup stop kontak. Pada anak usia sekolah yang mengalami perkembangan fisik yang lebih aktif, keamanan rumah perlu ditingkatkan, terutama pada bagian tangga.
Jangan menggunakan pelapis lantai yang licin dan pastikan handle tangga telah terpasang dengan kuat. Memilih furnitur ergonomis Sesuaikan dengan tahap perkembangan usia anak (Dekoruma) Furnitur dengan desain dan warna yang playful memang baik untuk perkembangan si kecil.
Namun, dimensi furnitur juga perlu disesuaikan dengan ukuran tubuh anak. Struktur furnitur juga harus stabil dan kokoh sehingga kuat menopang tubuh anak dan tak mudah rusak saat si kecil menggunakannya dengan sembarang. Kendalikan juga pergerakan si kecil agar tak terlalu aktif saat bermain.
Hindarilah desain furnitur yang mendorong perilaku hiperaktif, seperti memanjat, karena akan membahayakan si kecil. Selain itu, anak-anak juga lebih sensitif dengan pelapis furnitur.Kulit anak rentan terluka saat bersentuhan dengan furnitur dengan finishing kasar.
Pilihlan furnitur dengan bahan finishing berbasis air (water-based). Gunakan bahan pelapis yang antitoksin Gunakan bahan pelapis yang antitoksin (Dekoruma) Anak begitu rentan terkena penyakit dari zat-zat berbahaya yang terdapat di dalam rumah.
Sebagian besar waktu anak dihabiskan di dalam rumah. Hal ini membuat mereka begitu sering bersentuhan langsung dengan dinding dan lantai. Sekilas bagian-bagian seperti dinding dan lantai terlihat aman jika sering dibersihkan, tapi ternyata keduanya dapat menjadi sumber penyakit di rumah.
Pastikan dinding tak dilapisi cat yang mengandung sumber polutan beracun Volatile Organic Compound (VOC). Zat ini dapat menyebabkan alergi, iritasi saluran pernapasan sampai kanker. Begitupun dengan pelapis dinding yang menggunakan larutan solvent-based yang mengandung tiner dan spiritus. Bau tajamnya dapat menimbulkan gangguan pernapasan.
Untuk pelapis lantai, pilihlah pelapis vinil yang terbuat dari PVC sehingga tak memiliki pori-pori yang bisa menyimpan banyak debu. Permukaan vinil juga cukup halus sehingga dapat mengurangi rasa sakit saat anak jatuh. Terapkan kombinasi warna yang harmonis Terapkan kombinasi warna yang harmonis (Dekoruma) Penting memilih warna yang tepat untuk perkembangan psikologis anak.
Artikel Terkait: tabel berat besi beton
Meski dapat membantu merangsang kreativitas anak, namun berhati-hatilah dengan penggunaan warna terang di ruang anak. Warna agresif seperti merah menyala dapat mengganggu kenyamanan anak sekaligus merusak estetika ruang.
Komposisi warna yang tepat untuk ruang anak adalah 70 persen warna netral diaplikasikan pada dinding dan lantai, 30 persen warna terang diterapkan sebagai aksen pada elemen dekorasi.
Kombinasi warna yang lebih berani bisa diterapkan pada mural dinding. Untuk warna utama sebaiknya kembali disesuaikan dengan tahapan usia anak. Warna pastel yang lembut pas untuk anak usia bayi dan balita.
Sementara untuk anak usia sekolah, Anda bisa memilih warna yang lebih terang menyesuaikan dengan karakter anak yang lebih playful dan enerjik. Tak perlu secara khusus mendesain semua sudut rumah untuk memenuhi kebutuhan anak.
Setidaknya terapkan ke-empat tips tersebut pada ruangan di mana si kecil sering menghabiskan waktu, bisa kamar tidur, ruang keluarga, ataupun ruang bermain.