Jumat, 08 Februari 2019

Penyebab PT Pos Indonesia Akui Kalah Bersaing dengan Perusahaan Swasta

PT Pos Indonesia (Persero) mengaku kalah berkompetisi dengan pesaing lainnya, hingga mengakibatkan terganggunya keadaan keuangan perusahaan.

Contohnya, PT Pos Indonesia mengaku kalah berkompetisi dengan usaha layanan pengiriman seperti JNE , J&T, serta yang lain.

"Iya (kalah berkompetisi) memang kondisinya semacam itu. Jadi keadaan keuangannya cukup terganggu," tutur SVP Kerja Sama Strategis serta Jalinan Kelembagaan Pos Indonesia Pupung Purnama waktu dihubungi Nada.com, Senin (4/2/2019).

Menurut Pupung, perseroan sudah lakukan beberapa pengembangan di beberapa bagian. Bahkan juga, sampai menyewa konsultan untuk lakukan pengembangan.

Baca Juga: singkatan HRD

Namun, sambung ia, pengembangan itu belumlah memperoleh hasil, hingga perseroan masih tetap kalah berkompetisi dengan pesaing yang lain.

Artikel Terkait: keberagaman agama di indonesia

Walau demikian, Pupung tidak merinci pengembangan yang dikerjakan oleh PT Pos sampai kini.

"Usaha selalu dikerjakan ya, pengembangan kami dalam konsultan, bahkan juga dalam rencana improvisasi tapi belumlah terlihat," papar ia.

Pupung memberikan, pengembangan itu dapat digerakkan, dengan catatan semua pekerja PT Pos mesti memiliki komitmen. Berarti dari mulai deretan direksi sampai bawahan memiliki komitmen lakukan pengembangan itu.

"Semua mesti sama-sama memberi dukungan, terkadang terdapatnya belumlah, tidak searah. Kami selalu berupaya selalu peningkatan.”

Tidak ada komentar:

Posting Komentar