Ada banyak aktor UMKM yang belumlah mengerti pentingnya pencatatan keuangan serta pembukuan yang rapi. Walau sebenarnya, karenanya ada pembukuan aktor usaha dapat tahu sehat atau tidaknya usaha mereka. Bahkan juga, di masa digital sekarang ini sejumlah besar aktor UMKM masih tetap " buta " akuntansi.
Mengakibatkan, lumrah bila banyak diantara mereka tidak mempunyai pembukuan pada bisnisnya yang punya potensi semakin jadi membesar. " Demikian bicara perkembangan usaha, karena itu yang kita bicarakan itu postur organisasi berbentuk angka.
Mulai sejak membentuk bisnis serta ingin bertumbuh, pelaku bisnis harusnya aware angka-angka yang semestinya tersaji berbentuk neraca keuangan, ditambah lagi di masa digital sekarang ini, harusnya semakin gampang, " kata Vikrie Ferdiansyah, Chief Marketing Officer, SolusiUKM, Rabu (29/18/2018) .
Vikrie memberikan keyakinan jika Usaha Mikro Kecil Menengah atau UMKM di Indonesia telah dapat dibuktikan jadi penggerak di dalam lesunya ekonomi. Aktor UMKM sudah menyumbang Produk Domestik Bruto (PDB) nasional sampai 60 % serta menyerap 97 % tenaga kerja.
Baca Juga: jenis metode penelitian
Sekarang ini jumlahnya usaha kecil di Indonesia telah sampai 93, 4 %, serta usaha menengah ada di angka 5, 1 %, sedang usaha besar cuma 1 %. Akan tetapi, menurut Vikrie, angka itu belum pernah makin bertambah jauh saat beberapa waktu terakhir.
Baca Juga: apa itu stakeholder
Untuk menggerakkan itu, lanjut Vikrie, dia jadikan SolusiUKM menjadi rumah digital buat beberapa UMKM yang ingin membereskan pembukuannya. Usaha yang dikerjakan ialah saat dua tahun ini pihaknya menggandeng PT CPSSoft, yaitu pengembang piranti lunak, pegiat keuangan usaha, perpajakan, sampai profesional di bagian digital marketing.
Artikel Terkait: pengertian variabel
" Sukses UMKM itu bukan sebatas banyak jual produk atau jasanya, tetapi juga kerennya taktik marketing yang mereka lakukan dengan dibarengi rapinya pencatatan keuangan usaha, ” kata Vikrie.
Selama ini, lanjut dia, SolusiUKM telah bekerja bersama dengan 1500 aktor UMKM di Jakarta, Bandung, Surabaya, Kediri, serta Medan, terpenting untuk membereskan pembukuan, pas dalam membuat laporan pajak, dan pasarkan produknya lewat daring. Dia membidik yang akan datang dapat menolong 10 ribu UMKM untuk merapi pembukuan serta patuh pajak serta menjalankan usaha dengan online.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar