Jumat, 06 Juli 2018

Ini Dia IKIP BUDI UTOMO (IBU) Dan Terobosannya Di ERA Teknologi dan Informasi

Komunikasi tanpa tatap muka segera, sekarang ini sudah sangatlah umum dilakukan. Begitupun dengan sistem belajar mengajar. Bahkan, menurut Rektor IBU Dr Nurcholis Sunuyeko, jika tidak ikuti jaman, maka dapat ketinggalan. ”Kami betul-betul mempersiapkan diri masuk masa paperless ini, ” katanya kemarin (3/7).

Bukan sekedar dosen, sarana-prasarana juga sudah disediakan untuk mendukung program baru itu. ”Menurut kami, dosen muda juga sangatlah bertindak dalam evaluasi berbasiskan teknologi, ” sambung dia.

Dengan model evaluasi berbasiskan teknologi, jadi pada dosen dan mahasiswa disuatu peluang tak perlu mesti bertatap muka. Pengajar dapat berikan materi kuliah dengan system online.

”Tuntutannya, sudah pasti dosen ataupun mahasiswa juga mesti melek digital. Mereka harus kuasai teknologi informasi, ” kata Nurcholis.

Selanjutnya dia menjelaskan, evaluasi model baru itu akan diaplikasikan di semuanya program studi (prodi) pada dua fakultas yang ada. Yakni, fakultas pendidikan ilmu eksakta dan keolahragaan (FPIEK) juga fakultas pendidikan ilmu sosial dan humaniora (FPISH).

Di FPIEK, terbagi dalam prodi pendidikan matematika, pendidikan biologi, lalu pendidikan jasmani, kesehatan, dan rekreasi. Sedangkan FPISH meliputi pendidikan bahasa Inggris, pendidikan bahasa dan sastra Indonesia, pendidikan sejarah dan sosiologi, juga pendidikan ekonomi.

Dengan akreditasi B dari Badan Akreditasi Nasional-Perguruan Tinggi (BAN-PT), Nurcholis meyakini perguruan tinggi ini dapat berkompetisi dengan kampus-kampus lainnya di Malang Raya. Raihan prestasi akademik dan nonakademik bikin IKIP Budi Utomo juga semakin dihitung. Paling baru, tim voli IBU sukses jadi juara I pada arena Piala Pangdam V Brawijaya 2018 di GOR Ken Arok, Kota Malang. Pertandingan itu dihelat pada 23 Februari kemarin. \

Baca Juga: contoh kata baku

”Raihan ini mengantar tim kami mengukir kemenangan ke-18 sejak dibuat 2014 lalu, ” tukasnya.

Dengan penambahan kwalitas pendidikan ditambah biaya perkuliahan dapat dijangkau, dia mengharapkan, para lulusan dapat menjawab tantangan dunia kerja. Ditambah lagi, regulasi pendidikan tinggi di Indonesia banyak mengalami pergantian dengan arah tingkatkan kwalitas kualitas.

Artikel Terkait: pengertian bahasa indonesia 

”Untuk menguatkan kelembagaan, kami banyak merajut kerja sama juga dengan lembaga pemerintahan, ” terangnya.

”Kami juga mendapatkan jatah beasiswa bidikmisi juga gelontoran dana pendidikan yang mencapai Rp 1, 4 miliar, ” tandas Nurcholis.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar